Jalani Kehamilan Pertama, Nadine Chandrawinata Dapat Dukungan dari Dimas Anggara

Nadine Chandrawinata mendapat dukungan penuh dari sang suami di kehamilan pertamanya ini. Dukungan yang diberikan oleh Dimas itu terlihat sejak awal kehamilannya. Dimas tak ragu menyiapkan makanan untuk Nadine agar sang istri tidak perlu naik turun tangga dari kamar ke dapur atau ruang makan.

Cerita Nadine dan Dimas saat menjalani proses sebagai calon orang tua itu diceritakan melalui konferensi pers virtual yang digelar Selasa (14/9/2021). Didampingi sang suami, Dimas Anggara, Nadine berbagi kebahagiaan mereka perihal menjalani masa kehamilan pertamanya itu. Selama masa awal awal kehamilan, Nadine mengaku dirinya sangat mengurangi kegiatan naik turun tangga.

Hal tersebut membuat Nadine tidak keluar kamar selama dua bulan awal kehamilan. Di sinilah Dimas Anggara sebagai suami siap membantu Nadine dalam hal menyiapkan makanan. Oleh karena Nadine tidak bisa naik turun tangga menuju ruang makan dari kamarnya yang berada di lantai dua, Dimas lah yang menyiapkan makanan Nadine.

"Makanya dua bulan pertama aku di kamar aja, di lantai dua. Selama dua bulan Dimas yang nganterin makanan ke kamar," ucap Nadine Chandrawinata. "Dimas anterin makanan pagi, siang, malam. Pagi melek, sudah ada makanan," imbuhnya. Nadine mengaku bahwa sejak awal kehamilan dirinya bersungguh sungguh menjaga kandungannya.

Saat ini, usia kandungan Nadine diketahui telah menginjak empat bulan. Meskipun sebenarnya pada usia kehamilan empat bulan ia sudah bisa mengetahui jenis kelamin sang buah hati, namun Nadine mengaku belum mau mengeceknya. Ia dan Dimas sengaja tidak ingin mengetahui jenis kelamin anak pertamanya itu sampai dengan lahir nanti.

Keduanya bahkan meminta dokter untuk ikut merahasiakan jenis kelamin calon buah hati mereka. "Sudah kesepakatan kami berdua enggak pengen tahu gender anak kami, bukan merahasiakan, kami juga enggak tahu," tutur Dimas Anggara dalam konferensi pers virtual, melansir dari . "Kami pengennya begitu lahir cewek atau cowok, kami syukuri," ujarnya lebih lanjut.

Sejak awal hamil, Nadine terlihat tampil dengan rambut pendek serta poni. Penampilan Nadine dengan rambut pendek ini merupakan kali pertamanya dirinya, setelah sekian lama terus menggunakan potongan rambut panjang. Dikatakan Nadine, dirinya pernah berucap kalau misal dia hamil, dia ingin potong rambut.

"Aku sudah berucap juga, kalau hamil aku mau potong rambut. Biar Dimas juga bisa lihat penampilan baru istrinya, enggak yang rambut panjang terus," katanya. Nadine yang selalu berambut panjang itu tidak menampik bahwa gaya rambut potongan pendek ini adalah hal pertama yang ia coba. Ia mengaku memotong pendek rambutnya, selain karena pernah berucap juga agar tidak gerah.

"Yang kedua, biar enggak kegerahan. Karena kan akan menyusui juga ya, mungkin beberapa tahun ke depan juga akan pendek dulu," lanjut Nadine. Adalah hal wajar bagi seorang ibu hamil merasakan eneg ketika mencium wewangian. Hal itu pulalah yang dirasakan Nadine di awal kehamilannya ini.

"Untuk tiga bulan pertama, pagi, siang, sore eneg, tapi enggak sampai mual. Yang memicu itu biasanya bau cucian sama bau sampo," ucap Nadine Chandrawinata. Oleh sebab itu, ia mengganti produk sabun di rumahnya dengan yang tidak menguarkan bau wangi menyengat. "Jadi aku cari yang enggak ada wanginya, semua sampo, cucian, saya ganti yang enggak ada baunya. Jadi pakai yang organik," jelas perempuan kelahiran 1984 itu.

Layaknya ibu hamil lain, Nadine juga mengalami ngidam, namun bukan sejenis ngidam yang terlalu spesifik. Makanan utama baginya adalah kuliner Indonesia, buah, sayur, dan biskuit. "Yang lagi aku incar terus itu makanan Indonesia. Setelahnya baru buah yang manis, rebus rebusan pokoknya, seperti brokoli, kentang. Spagheti pun aku spagheti aja, enggak ada spesifik, tapi kalau makanan lebih suka makanan Indonesia," jelas Nadine.

Selama hamil, Nadine pun sudah tidak lagi minum kopi atau menyantap makanan pedas. Kehamilan Nadine ini tentunya sangat mendatangkan suka cita. Terlebih sang buah hati Nadine akan menjadi cucu pertama di keluarganya. (*) Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.